PASAR MODAL INDONESIA

MATAKULIAH: INVESTASI DAN PASAR MODAL

PASAR MODAL INDONESIA

DISUSUN

Oleh :

PANETIR BUNGKES   (0701103020011)

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI S1

UNIVERSITAS SYIAH KUALA DARUSSALAM

BANDA ACEH

2009/2010

Sejarah Perkembangan Pasar Modal Indonesia

          Kegiatan jual-beli saham dan Obligasi di Indonesia sebenarnya telah dimulai pada Abad ke-19, yaitu pertama dengan berdirinya cabang bursa efek Vereniging Voor de Effectenhandel di Batavia pada tanggal 14 Desember 1912. kedua periode orde lama yang dimulai pada tahun 1952. ketiga periode baru dengan diaktipkannya kembali pasar modal pada tahun 1977. keempat dimulai tahun 1988 yaitu bangunnya pasar modal dari tidur yang panjang. Kelima periode otomatisasi pasar modal mulai tahun  1995 ke enam priode krisis moneter mulai bulan agustus 1997. ketujuh periode tanpa warkat mulai juli 2000. kedelapan periode penyembuhan mulai oktober 1998 – desember 2002. Kesembilan periode kebangkitan kembali mulai januari 2003. kesepuluh periode bursa efek Indonesia mulai oktober 2007.

 

BAPEPAK-LK

          Untuk melindungi investor peraktek- peraktek tidak sehat dipasar saham untuk kepentingan publik. Pengawas pasar modal yang fungsina hanya pembuat regulasi pengordinasi semua bursa-bursa semua pasar modal yang ada di Indonesian dan pengawasannya pasar modal. Bapepam dan LK berwenang untuk melakukan pembinaan, pengaturan dan pengawasan untuk menciptakan pasar modal yang teratur, wajar dan efisien.

 

Fungsi Bapepam

Berdasarkan Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, pembinaan, pengaturan, dan pengawasan sehari-hari Pasar Modal dilakukan oleh Bapepam yang bertujuan untuk mewujudkan kegiatan pasar modal yang teratur, wajar dan efisien serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat. Dalam melaksanakan fungsi tersebut, Bapepam mempunyai kewenangan untuk memberikan izin, persetujuan, dan pendaftaran kepada para pelaku Pasar Modal, memproses pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum, menerbitkan peraturan pelaksanaan dari perundang-undangan di bidang Pasar Modal, dan melakukan penegakan hukum atas setiap pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Wewenang

Pada pasal 5 UU Pasar Modal, Bapepam berwenang untuk:

a. memberi :

1) izin usaha kepada Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, Reksa Dana, Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, dan Biro Administrasi Efek;

2) izin orang perseorangan bagi Wakil Penjamin Emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek, dan Wakil Manajer Investasi; dan

3) persetujuan bagi Bank Kustodian;

b. mewajibkan pendaftaran Profesi Penunjang Pasar Modal dan Wali Amanat;

c. menetapkan persyaratan dan tata cara pencalonan dan memberhentikan untuk sementara waktu komisaris dan atau direktur serta menunjuk manajemen sementara Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, serta Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sampai dengan dipilihnya komisaris dan atau 3 direktur yang baru;

d. menetapkan persyaratan dan tata cara Pernyataan Pendaftaran serta menyatakan, menunda atau membatalkan efektifnya Pernyataan Pendaftaran;

e. mengadakan pemeriksaan dan penyidikan terhadap setiap Pihak dalam hal terjadi peristiwa yang diduga merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang dan atau peraturan pelaksanaanya;

f. mewajibkan setiap Pihak untuk :

1) menghentikan atau memperbaiki iklan atau promosi yang berhubungan dengan kegiatan di Pasar Modal; atau

2) mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi akibat yang timbul dari iklan atau promosi dimaksud;

g. melakukan pemeriksaan terhadap :

1) setiap Emiten atau Perusahaan Publik yang telah atau diwajibkan menyampaikan Pernyataan Pendaftaran kepada Bapepam; atau

2) Pihak yang dipersyaratkan memiliki izin usaha, izin orang perseorangan, persetujuan, atau pendaftaran profesi berdasarkan Undang-undang;

h. menunjuk Pihak lain untuk melakukan pemeriksaan tertentu dalam

rangka pelaksanaan wewenang Bapepam sebagaimana dimaksud

dalam huruf g;

i. mengumumkan hasil pemeriksaan;

j. membekukan atau membatalkan pencatatan suatu Efek pada Bursa Efek atau menghentikan transaksi Bursa atas Efek tertentu untuk jangka waktu tertentu guna melindungi kepentingan pemodal;

k. menghentikan kegiatan perdagangan Bursa Efek untuk jangka waktu tertentu dalam hal keadaan darurat;

l. memeriksa keberatan yang diajukan oleh Pihak yang dikenakan sanksi oleh Bursa Efek, Lembaga Kliring dsan Penjaminan, atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian serta memberikan keputusan membatalakan atau menguatkan pengenaan sanksi 4 dimaksud;

m. menetapkan biaya perizinan, persetujuan, pendaftaran, pemeriksaan, dan penelitian serta biaya lain dalam rangka kegiatan Pasar Modal

n. melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencegah kerugian masyarakat sebagai akibat pelanggaran atas ketentuan di bidang Pasar Modal

o. memberikan penjelasan leb ih lanjut yang bersifat teknis atas UUPM atau peraturan pelaksanaannya;

p. menetapkan instrumen lain sebagai Efek selain yang telah ditentukan dalam Pasal 1 angka 5 UU PM;dan

q. melakukan hal-hal lain yang diberikan berdasarkan Undang-undang

Pasar Modal.

 

Model Pengawasan Bapepam dan LK adalah :

1) Preventif

Unit-unit khusus yang menjalankannya: Biro PKPSJ/PKPSR, Biro Transaksi Lembaga Keuangan, Biro Pengelola Investasi, Profesi Lembaga Penunjang, Sistem Suspensi Otomatis Perdagangan di Bursa Efek.

Satuan Pemeriksa Anggota Bursa.

2) Represif

Tindakan-tindakannya berupa pemeriksaan, penyidikan dan pengenaan sanksi yang dilakukan oleh Bapepamdan LK. Penegakan hukum di bursa efek berupa tindakan pemeriksaan dan pegenaan sanksi.

 

PROSEDUR PENDAPTARAN SEKURITAS DI BEI

Sebuah perusahaan yang akan going public dapat mengikuti prosedur yang terdiri dari tiga tahap utama. Pertama persiapan sendiri, yang kedu yang memperoleh ijin registrasi dari  BAPEPAM-LK. Yang ketiga melakukan penawaran perdana kepublik (initial public offering) dan memasuki pasar sekunder dengan mencatatkan efekna di bursa.

Kinerja Bursa Efek Indonesia secara umum dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal tersebut dikarenakan mulai banyaknya masyarakat yang memahami investasi di pasar modal, meskipun pengetahuan pasar modal di kalangan masyarakat Indonesia masih jauh dari negara India.

 

Perusahaan Go Public memberikan manfaat:

– meningkatkan nilai perusahaan

– tidak ada kewajiban membayar bunga

– ekspansi usaha tidak terbatas

– memudahakn akses dana

– tertib administrasi dan manajemen lebih profesional

– citra/image perusahaan

– penyertaan masyarakat pemodal biasanya tidak ingin masuk manajemen

 

Model perindungan dalam regulasi berupa:

– Menorong tersedianya akses informasi yang seluas-luasnya sebagai dasar investasi rasional.

– Menekankan prinsip pertanggung jawaban perdata dalam kegiatan pasar modal.

– Memposisikan Bapepam sebagai aparat penegak hukum dengan menjalankan kewenangan pemeriksaan, penyidikan dan penetapan sanksi.

 

 

 

 

 

Tujuan regulasi pasar modal:

– Mendorong, menggerakkan dan mengendalikan berbagai kegiatan pembangunan ekonomi.

– Menjamin kepastian hukum.

– Transparansi dan perlindungan terhadap investor dan masyarakat.

– Meningkatkan profesionalisme pelaku usaha.

– Menciptakan sistem perdagangan yang aman, efisien dan likuid.

– Membuka kesempatan berinvestasi bagi pemodal kecil.

Contoh perlindungan Bapepam kepada masyarakat adalah di Kasus Lapindo dengan menunda tindakan-tindakan yang akan dilakukan oleh induk perusahaan go public.

 

Pasar Modal memberikan manfaat:

– sumber pembiayaan (jangka panjang)

– wahana investasi bagi investor

– penyebaran kepemilikan perusahaan samapai lapisan masyarakat menengah

– memberikan kesempatan memiliki perusahaan yang sehat & prospek

– keterbukaan dan profesionalitas

– membangun iklim usaha sehat

– menciptakan lapangan pekerjaan

 

Struktur Pasar Modal

– Menteri Keuangan

– Bapepam Lembaga Keuangan

– Bursa Efek (IDX)

– Lembaga Kliring & Pinjaman (KPEI)

– Lembaga Penyimpanan & Penyelesaian (KSEI)

– Perusahaan Efek : Peanjamin Emisi, Perantara Pedagang Efek, Manajer Investasi

– Lembaga Penunjang : Biro Administrasi Efek, Bank Kustodian, Wali Amanat, Pemeringkat Efek.

– Profesi Penunjang : Akuntan, Notaris, Penilai, Konsultan Hukum.

– Investor : Domestik dan Asing

– Emiten, Perusahaan Publik, Reksadana.

 

Karakter industri Pasar Modal:

– aktifitas ekonomi modern & salah satu tolok ukur kinerja ekonomi (IHSG/Indeks Harga Saham Gabungan).

– Dinamis

– Keterbukaan informasi.

– Pergerakan modal yang tidak ditentukan batas wilayah geografis.

– Padat teknologi informasi.

– Highly regulated

 

Ada beberapa tips baik dalam berinvestasi, yaitu:

– Tentukan tujuan investasi dan jangka waktunya.

– Kenali profil resikonya.

– Pemilihan manajer investasi yang tepat.

– Diversifikasi investas.

– Investasi secara bertahap.

– Jangan terpengaruh pada pergerakan return harian.

– Review portofolio investasi secara berkala.

 

Bursa Efek

Bursa Efek adalah Pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek Pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek di antara mereka. Sebagai organisasi yang mengatur dirinya sendiri (Self-Regulating Organization/SRO), Bursa Efek wajib menetapkan peraturan keanggotaan, pencatatan, perdagangan dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan Bursa Efek.

 

 

Sampai dengan saat ini Bapepam telah memberikan izin usaha Bursa

Efek kepada 2 (dua) Pihak yaitu:

-PT Bursa Efek Jakarta (BEJ)

Bursa Efek Jakarta memperoleh izin usaha pada tanggal 18 maret 1992 dan secara resmi sebagai bursa efek swasta pada tanggal 13 Juli 1992 yang ditandai dengan penyerahan pengelolaan bursa efek dari Bapepam kepada PT BEJ.

-PT Bursa Efek Surabaya (BES)

Bursa Efek Surabaya didirikan pada tanggal 16 Juni 1989 dan merupakan bursa efek pertama di Indonesia. Pada tahun 1995 Bursa Pararel Indonesia menggabungkan diri dengan PT BES.

 

Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP)

Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP) adalah Pihak yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian Transaksi Bursa. Sebagai organisasi yang mengatur dirinya sendiri (Self Regulating Organization/SRO), LKP wajib menetapkan peraturan penjaminan, kliring transaksi bursa dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan LKP. Bapepam telah memberikan 1 izin usaha Lembaga Kliring dan

Penjaminan:

 

PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)

PT KPEI mendapatkan izin usaha pada tanggal 1 Juni 1998. Lembaga tersebut menggantikan fungsi kliring yang dahulunya dikerjakan oleh PT Kliring Depositori Efek Indonesia (PT KDEI)

 

Perusahaan Efek

Perusahaan Efek adalah Pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Pedagang Efek, dan atau Manajer Investasi. Jumlah Perusahaan Efek sampai dengan 31 Januari 2005 adalah sebanyak 173 Perusahaan Efek.

 

 

Manajer Investasi (MI)

Manajer Investasi adalah Pihak yang kegiatan usahanya mengelola Portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

SISTEM PERDAGANAGAN DI BEI

Transaksi perdagangan di BEI menggunakan order-driven market sistem dan system lelang kontiniyu( continous auction system). order-driven market system berarti bahwa pembeli dan penjual sukuritas yang ingin melakukan transasi harus melalui broker. Sedangkan system lelang kontiniyu harga transasi ditentukan penawaran (supply) dan permintaan (demand) dari investor.

Untuk system manual harga penawaran penjualan (ask price) dan harga permintaan pembelian (bid price) dari investor diteriakkan oleh broker di lantai bursa. Untuk system otomatisasi dengan JATS, yang akan menemukan harga transasi yang cocok dengan perkembanganwaktu urutan dari orde.

Kegiatan perdagangan di BEI diadakan pada hari yang disebut dengan exchange days, yaitu hari senin sampai dengan kamis. BEI  juga menerapkan kegiatan perdagaan penawaran dan pembeli dimulai 09.10 lalu baru melakukan proses pembentukan harga 09.25.

 

Indeks pasar modal

Suatu indeks diperlukan sebagai sebuah indicaror untuk mengganti pergerakan harga dari sukuritas-sukuritas BEI mempunyai beberapa indeks harga saham sambungan(ISHG), indeks liquit 45 (ILQ-45), jakartra Islamic index (JII), indeks papan utama dan indeks papan pengembangan , dan indeks kompas 100.

 

 

 

Indeks harga saham gabungan (IHSG)

Indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI meliputi penggerak-penggerak harga untuk saham bioasa dan saham freferen. Nilai dasar dari IHSG selalu disesuaikan untuk kejadian seperti IPO, nilainya tidak berubah, karena peristiwa- peristiwa ini tidak berubah dengan pasar total.

Indeks liquid-45 ( ILQ-45)

Pasar modal yang sebagian besar sekuritasnya kurang aktip diperdagangan IHSG  yang mencakup semua saham yang tercatat yang dianggap kurang tepat sebagai kegiatan indicator pasar modal.

Pertimbangan- pertimbangan  yang menbdasari pemilihan saham yang masuk di ILQ-45 adalah liquiditas dan kapitalisasi  pasar dengan keriteria sebagai berikut.

  1. selama 12 bulan terhir, rata-rata transasi sahamnya masuk dalam urutan  60 terbesar dari pasar regular.
  2. selama 12 bulan terahir, nilai kapitalisasi pasarnya masuk dalam urutan 60 terbesar di pasar regular
  3. telah tercatat di BEI paling tidak selama 3 bulan

Jakarta aslamic andex (JII)

JII dibuat oleh BEI bekerjasama dengan Danareksa Investasi Managemen. JII diperbaharui setiap 60 bulan sekali, yaitu pada awal bulan januari dan juli.

JII merupakan indek yang berisi 30 saham perusahaan yang memenuhi keriteria investsi berdasarkan syariat islam dengan prosedur sebagai berikut:

  1. saham dipilih harus sudah di catat paling tidak 3 bulan terahir, kecuali nsaham yang btermasuk dalam 10 kapitalisasi besar.
  2. mempunyai rasio hutang terdapat aktiva tidak lebih dari 90 % di laporan keuangan tahun atau tengah tahun.
  3. dari kraterianomor satu dan dua, dipilih 60 saham dengan urutan rata-rata kapitalisasi pasar terbesar selama satu tahun terahir.
  4. kemudian dipilih 30 saham dengan urutan likuiditas rata-rata nilai perdagangan regular selama satu tahun terahir.

 

Indek pasar utama dan indek papan pengembangan

Papan utama dimasukkan (main board) dimasudkan untuk untuk menampung emiten yan g berukuran besar dan mempunyai catatan  kinerja yang baik. Papan pengembangan ( development board) dimaksudkan  untuk menyehatkan perusahaan yang kinerjanya menurun. Perusaan- perusaan yang berprospek baik tapi brlum menguntungkan.

Indeksw kompas 100

Berkerjasama dengan harian kompas merilis indeks yang baru yang disebut dengan indeks kompas 100. indek ini berisi dengan 100 saham yang berkatagori yang mempunyai liquiditas yang baik kapitaliusasi pasar yang tinggi, fundamental yang kuat, serta kinerja perusahaan yang baik.

 

 

Kesimpulan:

– Hasil investasi jangka panjang akan lebih optimal jika ditempatkan dalam asset yang nilainya bertumbuh (growing asset).

– Mulai berinvestasi sedini mungkin.

– Pilih produk sesuai jangka waktu investasi & toleransi.

-Alasan berinvestasi adalah untuk menjaga nilai uang yang telah dikumpulkan dalam jangka panjang dan mengantisipasi agar daya belinya (purchasing power) dapat mengejar atau melebihi laju inflasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Hartono, jogiyanto, “Teori portofolio dan analisis investasi”. Yogyakarta: BPFE, (Februari 2008), hal. 57-105.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

panetir bungkes

General Info

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.