Teknik Penulisan Tugas Akhir

1. Bagian Awal
Bagian ini berisi judul tugas akhir, halaman persetujuan dosen pembimbing, halaman pengesahan panitia ujian tugas akhir, kata pengantar, abstrak, daftar lampiran dan daftar gambar. Masing-masing diketik pada halaman tersendiri.

2. Bagian Pendahuluan
Bab pendahuluan pada tugas akhir meliputi latar belakang masalah, batasan pengertian, tujuan dan manfaat, teknik pengumpulan data, sistematik laporan:

a. Latar Belakang Masalah
Sub bab ini berisi hal-hal yang melatarbelakangi masalah yang dibahas/ diteliti, motivasi pemilihan masalah. Penulis mengemukakan sebab-sebab mengapa masalah tersebut perlu diteliti dan ditulis. Dari pengalaman, literatur, dan kajian teoritis yang dibacanya dapat dikemukakan alasan-alasan itu, misalnya :
1) Arti penting atau peranan topik pembicaraan
2) perlunya pembinaan/ peningkatan di bidang topik pembicaraan itu;
3) perlunya masukan sebagi bahan pembinaan/ peningkatan di bidang topik pembiraan;
4) perlunya penelitian dilakukan baik untuk kemanfaatan praktisnya (pembinaan/ peningkatan kemampuan, ketrampilan, pengetahuan, sikap petugas) maupun untuk kemanfaatankeilmuan (pengembangan teori);
5) kerelevanan obyek penelitian sebagai sumber data untuk dua segi kemanfaatan penelitian (Widyamartaya & Sudiati, 1997:96)

b. Batasan Masalah/ Pengertian
Sub bab ini memuat rumusan masalah atau definisi pengertian yang berkaitan dengan judul tulisan.

c. Tujuan dan Manfaat
Sub bab ini berisi tentang tujuan mahasiswa menulis tugas akhir, dan segala manfaat yang diambil dari penulisan tersebut.

d. Teknik Pengumpulan Data
Sub bab ini memuat teknik-teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh mahasiswa dalam proses penulisan tugas akhir. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain observasi, wawancara, kuesioner, pengumpulan dokumen, dll.

3. Bagian Tinjauan Pustaka
Bagian ini merupakan jalan yang akan dilewati oleh penulis untuk membangun kerangka berpikir (dasar teori). Kerangka berpikir akan dimanfaatkan oleh penulis makalah sebagai pisau analisis masalah. Agar pisau analisis masalah semakin tajam, studi kepustakaan harus mampu menelusur berbagai teori, pendapat, otoritas, serta hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan permasalahan yang dikemukakan. Semakin lengkap butir-butir teori yang dikemukakan akan semakin canggih kerangka berpikir yang dapat dibangun. Hal ini berarti bahwa penulis memiliki referensi bacaan yang lengkap pula. Namun demikian, tidak berarti bahwa penulis yang masih memiliki referensi terbatas kemudian tidak mampu menulis makalah. (Pranowo dkk., 1996 : 37-38).
Studi pustaka mempunyai tiga fungsi yang penting. Pertama, memberikan gambaran tentang topik masalah kepada pembaca; kedua, meyakinkan pembaca bahwa penulis mengetahui banyak hal tentang topik masalah yang sedang diteliti; ketiga, mengembangkan wawasan tentang bidang studi yang diteliti.
Sedangkan urutan kutipan (citation) dapat dilakukan dengan tiga cara. Pertama, dimulai dari hasil penelitian atau pustaka yang paling jauh hubungannya (most distantly related) ke hasil peneletian atau pustaka yang paling dekat hubungannya (most closely related); kedua, menggunakan urutan kronologis; dan ketiga mengelompokkan menurut pendekatan-pendekatan yang berbeda (different approaches) kemudian kutipan-kutipan dalam masing-masing kelompok ditulis secara kronologis atau dari umum ke khusus (Weissberg & Buker, 1990: 41-45).

4. Bagian Hasil dan Pembahasan
Dalam menulis bagian Hasil, penulis paling tidak menguraikan dua hal. Pertama, dia harus menjelaskan eksperimennya secara menyeluruh tanpa mengulangi uraian secara rinci eksperimen yang telah diuraikan pada bagian Bahan dan Metode. Kedua, dia harus menyajikan data. Kadang-kadang bagian Hasil ditulis dalam satu kalimat :”The results are shown in Table 1.”
Bagian Hasillah yang berisi pengetahuan baru, di mana penulis tersebut menyumbangkan sesuatu kepada dunia.
Secara umum hasil dapat disajikan secara bertahap dalam tiga bagian, yaitu uraian temuan data dan informasi yang terkumpul, analisis sesuai dengan rancangan penelitian, dan penafsiran serta penjelasan sintesisnya. Hasil pengamatan atau kumpulan wawancara lengkap dengan data pendukungnya yang terhimpun (spesies, foto, dokumen) dirangkum secara obyektif. (Rifai, 1995:75).
Bagian Pembahasan merupakan bagian yang utama dari seluruh naskah; keberhasilan penulis dalam beberapa hal tergantung pada bagian ini, dan ini merupakan bagian tersulit untuk menuliskannya.
Beberapa naskah mungkin ditolak oleh redaktur jurnal karena bagian Pembahasan yang kurang memadai, meskipun data naskah tersebut sahih dan menarik. Beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam bagian Pembahasan adalah sebagai berikut.
1. Sebutkan prinsip-prinsipnya, hubungannya, dan generalisasi yang ditunjukkan pada bagian Hasil.
2. Sebutkan penyimpangan-penyimpangan atau tidak adanya korelasi, dan rumuskan hal-hal yang kurang pasti.
3. Tunjukkan bagaimana hasil dan interpretasi cocok atau berlawanan dengan karya lain yang diterbitkan sebelumnya.
4. Bahaslah implikasi-implikasi teoritis pada naskah anda, demikian juga kemungkinan adanya aplikasi praktis.
5. Sebutkan kesimpulannya secara lengkap.

5. Bagian Kesimpulan
Bagian ini berisi rangkulam hal-hal yang pokok yang telah diuraikan dalam Bab III dan saran-saran dari penulis Laporan Kerja Praktek. Pada bagian kesimpulan tidak ada kutipan sumber, uraian, contoh-contoh dan panjangnya tidak lebih dari dua halaman.

Catatan :
Setelah bagian kesimpulan dicantumkan daftar pustaka dan lampiran-lampiran.
Daftar pustaka berupa buku, majalah, surat kabar, dokumen, dsb.
Daftar lampiran dapat berupa dokumen/ arsip, gambar-gambar, photo, dll.

B. Teknik Pengetikan Tugas Akhir
1. Tugas Akhir (TA) diketik dengan word processor.
2. Tugas Akhir (TA) ditulis dengan bahasa Inggris.
3. Kertas yang dipergunakan jenis HVS, warna putih, minimal 60 gram, ukuran kuarto 21 x 28 cm.
4. Kertas diketik pada satu halaman saja, tidak timbal balik.
5. Lajur bagian kiri kertas dikosongkan selebar 4,5 cm, bagian atas 4 cm, bagian bawah 3 cm, dan bagian kanan 2,5 cm.
6. Penomoran halaman dengan angka Arab berlaku untuk bagian tubuh laporan. Halaman berjudul tidak diberi nomor.
7. Halaman-halaman pengantar, daftar isi dan daftar singkatan diberi nomor dengan angka romawi kecil.
8. Tebal Tugas Akhir (TA) sekurang-kurangnya 15 halaman (tidak termasuk lampiran-lampiran).
9. Tugas Akhir (TA) dijilid dengan kertas karton manila berwarna biru muda. Pada halaman judul itu harus dicantumkan data-data seperti yang terdapat pada contoh.
10. Jumlah yang harus diserahkan lima eksemplar.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

panetir bungkes

General Info

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.