PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PREDIKSI BELANJA MODAL (Studi Empiris pada Pemerintahan Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh) BAB 5

BAB V

KESIMPULAN, KETERBATASAN, DAN SARAN

5.1    Kesimpulan

Berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan regresi linear berganda, diperoleh hasil sebagai berikut:

  1. Pengujian Variabel Dana DAU dan PAD secara bersama-sama berpengaruh terhadap Prediksi belanja Modal  Pemerintahan Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh pada periode 2006-2010
  2. Pengujian Variabel DAU tidak berpengaruh terhadap Prediksi Belanja Modal Pemerintahan Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh pada periode 2006-2010
  3. Pengujian Variabel PAD berpengaruh terhadap Prediksi belanja Modal Pemerintahan Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh pada periode 2006-2010

 

5.2    Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini mempunyai keterbatasan-keterabatasan antara lain sebagai berikut:

  1. Pemilihan variabel pada penelitian ini hanya sebatas variabel DAU, dan PAD, untuk menjelaskan variabel Prediksi Belanja Modal. Hai ini memungkinkan bahwa Prediksi Belanja Modal mampu dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk pada penelitian ini.
  2. Dalam temuan-temuan kasus ini menunjukan beberapa hal yang sangat teoritis dapat dipahami. Namun, dalam tataran praktis masih perlu didiskusikan lebih lanjut. Penelitian ini memiliki keterbatasan yang memerlukan perbaikan dan pengembagan studi-studi lanjutan. Karena studi ini belummencakup aspek aspek lain yang mungkin merupakan factor penting, misalnya aspek menejemen keuangan, penganngaran, aspek psikologis pembuat keputusan di pemda.

 

5.3    Saran Penelitian

Berdasarkan keterbatasan-keterbatasan penelitian yang diuraikan sebelumnya, maka peneliti menyarankan untuk penelitian selanjutnya sebagai berikut:

  1. Untuk Penelitian selanjutnya variabel yang digunakan dalam penelitian yang akan datang diharapkan lebih lengkap dan bervariasi, dengan menambah variabel independen lain baik seperti Pajak Daerah, Dana Alokasi Khusus (DAK), atau Lain-lain Pendapatan yang Sah.
  2. Pemerintahan Kabupaten/Kota sebaiknya mengoptimalkan potensi ekonomi lokalnya untuk menambah penerimaan daerah sehingga tercipta kemandirian daerah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya sehingga pada akhirnya ketergantungan pada Pemeritahan Pusat bisa dikurangi

 

 

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

panetir bungkes

General Info

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.